Q gak pernah tau apa yang kan terjadi pada hidupku….

tangisQ tlah bawa pergi ceriaQ…

lukaQ tak pernah terganti oleh candamu…

kepergianmu tlah bawa serta semua kebahagiaanQ….

tapi disini Q kan tetap menantimu…

menanti kau kembali…

bawa semua obat hati yang selalu Q nanti…

Q kan selalu setia pada janji hati…

tak kan pernah Q coba tuk berpaling ke lain hati…

karna Q percaya semua itu pasti akan kembali…

bersama hadirmu di sisi…

Q rindu hadirmu saat nie…………….

By. BintangQ…. 28 juni 2009

Komentar bertahan »

RESUME JURNAL DAN ARTIKEL E COMMERCE

Perkembangan dunia internet telah mampu merambah hingga dunia bisnis. Saat ini Saat ini dunia perdagangngan tidak lagi dibatasi dengan ruang dan waktu. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia perdagangngan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan instan sesuai dengan permintaan konsumen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka kini muncul transaksi yang menggunakan media Internet untuk menghubungkan antara produsen dan konsumen. Transaksi melalui Internet ini lebih dikenal dengan nama E-Commerece dan E-Business. Internet marketing atau E-commerce sebenarnya sama saja dengan marketing pada umumnya. Yang membedakan adalah kita menggunakan internet untuk memasarkan produk. Misalnya, kita menjual produk dengan memakai website sebagai “toko” online kita. Kita bisa juga memasarkan lewat mailing list dan forum-forum di internet. Internet punya kelebihan terutama di segi modal awal dan biaya operasional yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan cara konvensional. Kelemahannya, orang lebih berhati-hati untuk membeli karena mereka hanya bisa melihat tampilan produk tanpa bisa “merasakannya” (mengetahui fisik aslinya). E-Business sendiri merupakan kegiatan bernisnis di Internet yang tidak saja pembelian, penjualan dan jasa, tapi juga pelayanan pelanggan dan kerja sama dengan rekan bisnis (bail individual maupun instansi). Jadi dapat disimpulkan bahwa “e-commerce is a part of e-business”, karena kegiatan dari perdagangan merupkan bagian dari kegiatan bisnis.
E-commerce dapat diklasifikasikan ke dalam empat kategori utama: B2B, B2C, C2B, dan C2C. Dalam B2B (Business-to-Business), perusahaan-perusahaan melakukan bisnis dengan satu sama lain seperti produsen dan distributor menjual ke grosir menjual ke pengecer. Harga didasarkan pada cakupan dan mengurutkan seringkali fleksibel. Menurut sebuah report dari E&Y Consulting, perkembangan kedua jenis eCommerceini dapat dilihat pada tabel berikut. Dari tabel tersebut dapat dilihat bahwa perkembangan Business to Business lebih pesat daripada Business to Consumer. Itulah sebabnya banyak orang mulai bergerak di bidang Business-to-business.
Jenis Transaksi 1997 2000
Business to Business $7 billion $327 billion
Business to Consumer $5 billion $70 billion
Dalam B2C (retail) pada saat ini menggunakan bermacam-macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan “electronic shopping mall” atau menggunakan konsep “portal”. Yang ketiga adalah jenis C2B (Konsumen-ke-Bisnis), dimana perusahaan melakukan riset pasar dengan menetapkan anggaran online serta menganalisis konsumen dan persyaratan tawaran tentang transaksi tertentu. Aspek lain dari e-commerce adalah C2C (Consumer-to-Consumer). Untuk ini, ada banyak situs yang menawarkan free classifieds, pelelangan, dan forum di mana individu dapat memperoleh dan menjual berkat sistem pembayaran online. Misalnya dari penjualan layanan eBay adalah grand contoh di mana orang-ke-orang transaksi sehari-hari berlangsung sejak 1995. Beberapa jenis e-commerce termasuk B2E (Business-to-Employee) e-commerce, G2G (Government-to-Government), G2E (Government-to-Employee), G2B (Government-to-Business), B2G (Bisnis -ke-Pemerintah), G2C (Government-to-Citizen), C2G (Citizen-to-Government) dll.
Di Indonesia, sistem Ecom ini kurang populer, karena banyak pengguna internet yang masih menyangsikan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu E-Com yang sebenarnya. Bagi pihak konsumen, menggunakan E-Com dapat membuat waktu berbelanja menjadi singkat. Tidak ada lagi berlama-lama mengelilingi pusat pertokoan untuk mencari barang yang diinginkan. Selain itu, harga barang-barang yang dijual melalui E-Com biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko, karena jalur distribusi dari produsen barang ke pihak penjual lebih singkat dibandingkan dengan toko konvensional. Online shopping menyediakan banyak kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan cara belanja yang konvensional. Selain bisa menjadi lebih cepat, di internet telah tersedia hampir semua macam barang yang biasanya dijual secara lengkap. Selain itu, biasanya informasi tentang barang jualan tersedia secara lengkap, sehingga walaupun kita tidak membeli secara on-line, kita bisa mendapatkan banyak informasi penting yang diperlukan untuk memilih suatu produk yang akan dibeli.
Dalam pembuatan ‘toko’ di internet (atau biasa disebut dengan istilah cybershop), diperlukan software-software tertentu untuk mengatur inventarisasi barang dan proses transaksi jual beli barang. Di pasaran, sudah terdapat software-software khusus untuk membuat sistem E-Com, seperti Intershop Online keluaran Intershop Communications, Merchant Server keluaran Microsoft Corp, dan Electronic Commerce Suite keluaran iCat. Software-software itu khusus dijual kepada pihak-pihak yang berniat membangun cybershop, dan dijual dengan harga ribuan dollar. Pada umumnya software-software untuk pembuatan E-Commerce ini menggunakan database untuk penyusunan katalog. Database yang digunakan biasanya adalah DB2, Oracle, atau SQL. Anda juga bisa menggunakan SentralShop, sebuah web ecommerce dan Toko Online yang dikembangkan oleh Cipta Pratama Informatika, yang sangat cocok digunakan untuk masyarakat Indonesia, karena disertai dengan biaya Ekspedisi/Jasa Pengiriman Barang. Contoh Ecommerce/Toko Online ini bisa kita lihat di http://www.sentralweb.com/demo/.
Dari rangkuman di atas, kita dapat mengetahui bahwa perkembangan internet telah mempengaruhi perjalanan perkembangan perdagangan. Media intrenet telah melahirkan perdagangan baru yang disebut dengan Internet Marketing (IM) atau Electronic-commerce (E-commerce). E-commerce sendiri merupakan bagian dari E-business. E-commerce juga memiliki macam atau jenis yang berragam, diantaranya adalah B2B, B2C, C2B, C2C, G2G, G2E, B2E, B2G, G2C, C2G, dan G2B. Selain itu dengan berkembangnya dunia internet terutama E-com menghasilkan perusahaan-perusahaan baru maupun lama yang berinovasi dan bersaing menciptakan software-software E-com yang lebih baik. Penyediaan software-software ini bertujuan untuk mempermudah pembuatan website sebagai sarana E-com. Adanya E-com telah memberikan dampak semakin berkurangnya kapasitas atau jaringan distribusi dari perdagangan yang dilakukan bila dibandingkan dengan cara biasa.
Referensi:
http://www.earticlesonline.com/id/Article/E-stands-for-E-commerce/558615
http://www.dexton.adexindo.com/artikel-arti-im
http://mayahijau.multiply.com/journal/item/1/Jurnal_E-Commerce
http://perlawanan-hati.blogspot.com/2008/07/ecommerce.html
http://www.gnet.web.id/2009/01/internet-peluang-bisnis-yang-luar-biasa.html
E-COMMERCE ( implementasi, infrastruktur, electronic payment system, security), Author: Deris Setiawan. Tahun:2002.

Komentar bertahan »

FRIENDSHIP

“Suara kehidupanku memang tak akan mampu menjangkau telinga kehidupanmu; tapi marilah kita cuba saling bicara barangkali kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.”
saling percaya dan terbuka adalah kunci sebuah hubungan yang baik dalam persahabatan………..

friendship forrever……….

Komentar bertahan »

UTS E COMMERCE SEMESTER 6 TAHUN 2009

1. Jelaskan bagaimana hubungan E-Commerce terhadap supply chain management.

JAWAB :
Di tahun 1980 masih banyak diantara kita di Indonesia yang belum melek komputer, sehingga pada saat itu kita sudah sangat bangga jika menggunakan mesin tik elektronik. Tahun 1987, kita mulai mengenal komputer ber-prosesor 286, dimana untuk menghidupkannya masih menggunakan disket DOS. Selain itu sistem operasi pada saat itu msih belum open system, sehingga sistem PC tidak dapat berkomunikasi dengan sistem lainnya yaitu Mac.Untuk mengirimkan files kepada seseorang yang berlainan kota, kita masih membutuhkan jasa pos atau kurir. Tahun 1990, orang Indonesia dengan bangganya menenteng organizer elektronis bermemori 2 MB untuk dapat disebut melek teknologi. Saat ini teknologi komputer sudah berkembang demikian pesatnya . Di pasaran komputer kini telah sampai ke teknologi komputer berprosesor Pentium IV dengan kecepatan sampai 2 Gz dan memori 1.5 GB. Orang juga dapat dengan mudah berkomunikasi dan bertukar informasi walau pun sistem operasi komputernya berbeda, karena kini sistem operasi sudah open system. Untuk mengirimkan file, semudah mengklik sebuah program. Fungsi kantor pos untuk berkirim surat mulai berkurang peranannya. Kini tempat organizer elektronik digantikan oleh PDA (Personnel Digital Assistenat), atau Pocket PC dengan memori sampai 64 MB dan sistem operasi PalmOS atau Windows Pockect PC 2002, yang diluncurkan October 2001 lalu. Dengan kehadiran PDA mobilitas orang kini tidak lagi menjadi halangan untuk berkomunikasi dan mengakses informasi di internet, mau pun melakukan aktivitas seperti mengetik atau membuat perhitungan dengan spread sheet.
Analisis data telah menjadi kebutuhan vital untuk meningkatkan daya saing sebuah organisasi bisnis. Pengambilan keputusan bergaya entrepeneur yang cenderung mengandalkan intuisi menjadi kurang relevan di tengah lingkungan persaingan yang semakin kompleks. Naik turunnya penjualan sebuah produk tidak lagi hanya ditentukan oleh murah dan mahalnya harga jual atau baik buruknya kualitas produk. Ternyata banyak faktor dominan lain seperti kondisi demografi, geografi, penawaran pesaing, dan bahkan faktor emosional.
Era e-commerce telah mengubah cara berbisnis. Penggunaan internet dapat sangat membantu dalam manajemen supply chain. Perusahaan kini dengan mudah dapat berhubungan dengan banyak pihak tanpa harus bepergian sama sekali. Demikian pula pengaturan aliran barang dapat dilakukan dari satu tempat tertentu. Dengan menggunakan internet, yaitu tanpa harus mengembangkan sistem jaringan komputer sendiri, sebuah pasar swalayan misalnya dapat mengetahui stok barang di setiap pemasoknya atau di setiap toko atau gudangnya. Demikian pula untuk memuaskan konsumen, barang dapat dicari melalui internet ke pelbagai pemasok (supplier).
Seperti yang terlihat pada diagram, terdapat perbedaan antara SCM model tradisional dan menggunakan media e-commerce dapat diketahui. Pada model SCM tradisional, terdapat beberapa alur yang harus dilalui agar barang dapat diterima sampai ditangan konsumen. Dalam traditional marketplace, lalu lintas informasi, produk/jasa, dan pembayaran bersifat fisik (location based). Dengan kata lain, model bisnis yang berlaku adalah geographic business model.

SCM menggunakan media elektronik, tidak terdapat batasan dari masing-masing pihak yang melakukan proses jual-beli barang karena masing-masing pihak dapat langsung berhubungan antara satu dengan lainnya. Setiap orang yang memiliki akses ke internet dapat mengambil bagian dalam model bisnis ini, misalnya dengan melakukan browsing di internet untuk mencari informasi mengenai produk, produsen, dan harga, men-down load perangkat lunak atau data tertentu, mengirim e-mail kepada produsen, melakukan chatting dengan konsumen lain, melakukan transaksi pembayaran dengan aneka fasilitas (seperti kartu kredit, smart card, internet interface maupun automatic ordering), dan sebagainya.

Peningkatan value chain adalah manfaat yang diperoleh ketika seseorang atau produsen menggunakan media e-commerce. Namun selain terdapat kelebihan, penggunaan e-commerce dalam hubungannya dengan SCM ini pun juga memiliki keterbatasan yaitu ketepatan waktu dalam pengiriman barang, jangkauan daerah pengiriman barang, juga pengiriman barang masih ditakutkan dapat hilang di jalan. Contoh perusahaan yang baru-baru ini mengembangkan SCM dalam organisasinya adalah perusahaan penerbangan Garuda Indonesia. Bagi BUMN ini, pengembangan SCM sangat membantu dalam penjualan tiket. Pola penjualan tiket di perusahaan ini tidak lagi menggunakan jalur linier : pusat penjualan tiket – biro – konsumen. Puasat penjualan tiket dapat melakukan monitoring secara serentak terhadap seluruh biro maupun pesanan langsung dari konsumen.

2. Jelaskan bagaimana E-Commece dapat mengurangi siklus waktu, meningkatkan kinerja karyawan dan memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan

JAWAB :
E-commerce dapat meningkatkan kinerja karyawan, memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan, dan dapat mengurangi siklus waktu. Penjelasan lebih terperinci adalah sebagai berikut:
• E-commerce dapat meningkatkan kinerja karyawan
Dalam hal ini, E-commerce menuntut setiap karyawan untuk :
a. Komitmen, kreativitas, beradaptasi dengan setiap perubahan lingkungan perusahaan
b. Bercirikan pemberdayaan dan desentralisasi wewenang, serta beranggotakan knowledge based workers
c. Mampu beradaptasi secara cepat dengan teknologi baru dan perubahan lingkungan (learning organisation)
d. Mampu dan berani bereksperimen dengan produk, jasa, maupun proses baru
Sehingga dari tuntutan tersebut akan mengakibatkan redefinisi dalam organisasi yang berakibat pada peningkatan kinerja karyawan. Peningkatan tersebut dapat berupa :
a. E-commerce mengubah bagaimana orang-orang direkrut, di evaluasi, dan dipromosikan
b. E-commerce mengubah cara training dan pendidikan yang ditawarkan pada karyawan
c. Perusahaan dapat memangkas biaya lebih dari 50% karena semakin meningkatnya program dan pelatihan virtual yang akan mengubah cara kerja karyawan menjadi lebih baik.
• E-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan
Secara prinsip, proses pengambilan keputusan konsumen online tidak jauh berbeda dengan proses keputusan offline, yaitu terdiri atas lima tahap: identifikasi masalah, pencarian informasi internal dan eksternal (khususnya lewat internet), evaluasi alternatif, keputusan pembelian, dan perilaku purna beli. Dengan adanya pelayanan e-commerce, pelanggan akan dimudahkan untuk mengakses seluruh informasi yang up date dan terus menerus. Pelayanan yang cepat, mudah, aman, dan akurat juga menjadikan e-commerce dapat memberikan dukungan terhadap fasilitasi pelanggan.
• E-commerce dapat mengurangi siklus waktu
Siklus waktu yang dimaksudkan dapat dimulai dari waktu pemesanan hingga pengiriman produk. Sistem pemesanan yang elektronis memungkinkan pemrosesan produk dapat lebih cepat dan akurat. Pada produk yang terdigitalisasi, e-commerce memungkinkan pengiriman produk berlangsung secara sepat dan real-time.
Dilihat dari sisi perusahaan, e-commerce dapat mengurangi siklus waktu dimana perusahaan dapat melakukan penjualan yang mudah diakses dari mana saja, kapan saja, dan siapa saja. Sehingga dari pengurangan siklus waktu yang diciptakan dari penggunaan e-commerce juga akan berdampak pada pengurangan biaya pemasaran yang akan menguntungkan pihak perusahaan.
Ditinjau dari sisi pelanggan, pengurangan siklus waktu dapat diketahui dari pemesanan yang dilakukan melalui website e-commerce Kegiatan ini memungkinkan pelanggan ataupun konsumen dapat langsung melihat bagaimana kriteria sebuah produk dan memesannya. Jika transaksi telah dilakukan, maka perusahaan akan mengirimkan barang pesanan melalui jasa pelanggan.

3. Bandingkan antara “marketplaces” dengan “marketspaces”. Apa keunggulan dan keterbatasan masing-masing!

JAWAB :

dari sisi Arti :
•marketplace : Menekankan pada interaksi pertukaran barang dan jasa antara penjual dan pembeli dengan sejumlah uang secara fisik antara penjual dan pembeli
•marketspace : Marketplace (tempat pasar) dimana antara penjual dan pembeli melakukan pertukaran barang dan jasa dengan sejumlah uang (atau dengan barang dan jasa lain), tetapi dilakukan secara elektronis
Dari sisi Keunggulan :
a. marketplace :
•Menyamakan minat pembeli dan penjual.
•Memfasilitasi pertukaran informasi, barang, jasa, dan pembayaran yang juga dikenal sebagai transaksi pasar.
•Menyediakan infrastruktur institusional, seperti hukum, kebutuhan regular, yang memungkinkan fungsi yang efisien bagi pasar.
Marketspace :
•Informasi yang lebih bagus dalam lingkungan bertransaksi dan hubungan.
•Biaya untuk mencari informasi yang lebih rendah untuk pembeli.
•Menghilangkan informasi yang membingungkan bagi penjual dan pembeli.
•Pemisahan sementara yang lebih baik antara waktu pembelian dengan waktu pemprosesan produk digital yang dibeli di e-marketplace
•Pembeli dan penjual bisa berada di tempat yang berbeda
dari Sisi Keterbatasan :
a. marketplace:
•Proses transaksi jual beli hanya dapat dilakukan langsung di tempat.
•Pembeli dan penjual harus berada di tempat yang sama.
•Proses transaksi terkadang tidak praktis. Hal ini dikarenakan antara penjual dan pembeli masih terjadi proses tawar menawar sebelum menentukan harga yang pasti.
b. marketspace :
•Ketidakpastian kualitas produk yang dibeli secara online. Hal ini dikarenakan calon pembeli tidak pernah melihat, khususnya yang berasal dari vendor yang tidak diketahui.
•Beberapa situs web hanya berisi informasi yang “copy” dan “paste” sehingga tidak ada pengembangan informasi lain yang diperlukan oleh konsumen tentang produk tersebut seperti komentar-komentar individu mengenai produk tersebut ataupun perbedaan antara model yang tersedia dari pabrik yang sama.
•Belum bakunya standar dan regulasi pemerintah
•Akses internet yang masih terbatas dan relatif mahal bagi banyak pelanggan potensial

4. Bandingkan harga Sony digital Camera pada: shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com. Situs mana yang memberikan harga terbaik? Dimana anda mendapatkan informasi terbaik?

JAWAB :
a.Harga Sony digital Camera (produk Sony Cyber DSC W200) bila dibandingkan antara harga pada shopping.com, mysimon.com, bottomdollar.com, bizrate.com, dan pricescan.com, maka harga terbaik ada pada situs picescan.com, dengan contoh penawaran untuk kamera digital jenis sony cybershot dsc w300 dengan perbandingan harga sebagai berikut:
a. shopping.com, $269-406 ,
b. mysimon.com, $ 264-348,
c. bottomdollar.com, $252 ,
d. bizrate.com, $270 ,
e. pricescan.com. $252.
Informasi terbaik diperoleh pada informasi perbandingan rating terhadap produk yang sama di beberapa situs. Harga tertinggi yang ditawarkan adalah dari situs shopping.com yang memberikan kisaran harga dari $269 – 406.
b.Pelanggan bisa mendapatkan informasi harga dan informasi lain tentang produk melalui Walmart yang melengkapi toko online dengan search engine cerdas untuk membantu pelanggan mendapatkan informasi. Pengguna Mysimon.com (semua layanan reguler) dan layanan AT&T Digital PocketNet memiliki akses ke perbandingan belanja wireless. Pengguna yang dilengkapi dengan sebuah telepon yang sudah tersambung internet AT&T dapat menemukan layanan yang terdapat pada menu utama AT&T; memungkinkan pebelanja membandingkan harga kapan saja dan dimana saja, termasuk dengan toko fisik.

5. Jelaskan bagaimana trust, kepuasan, loyalitas konsumen pada E-Commerce.

JAWAB :
Trust, Loyalitas, dan Kepuasan konsumen e-commerce
a.Kepercayaan (trust) menjadi katalisator bagi transaksi penjual dan pembeli yang membuat konsumen memiliki harapan besar untuk puas terhadap hubungan tukar-menukar tersebut (Pavlou, 2003). Kepercayaan (trust) terhadap electronic vendor menentukan putusan konsumen untuk melakukan hubungan penyedia bisnis e-commerce (Friedman et al. 2000). Kekurang-percayaan terhadap web vendor akan menghalangi konsumen menggunakan produk web vendor (Bhattacherjee, 2002). Jarvenpaa dan Tractinsky (1999) dalam Fitra (2006) mendefinisikan kepercayaan (trust) di e-commerce system sebagai kesediaan konsumen untuk bergantung pada penjual dan melakukan tindakan walaupun penjual dapat dengan mudah merugikan konsumen.
b.Saat konsumen membeli produk-produk dalam kehidupan sehari-hari, merek (brand) dan citra (image) merupakan hal-hal yang sangat mempengaruhi perilaku pembelian konsumen. Jika suatu perusahaan bukanlah perusahaan yang memiliki merek ternama, dan konsumen-konsumen perusahaan tersebut dapat berpindah layanan bagaimana perusahaan tersebut memelihara hubungan dengan para konsumen yang bersangkutan? Inilah yang dinamakan sebagai membangun loyalitas (kesetiaan) konsumen. Pada umumnya, loyalitas para konsumen muncul dari interaksi yang terus-menerus secara intensif dengan perusahaan tersebut. Sepanjang perusahaan dapat menyediakan informasi yang bermanfaat dan bernilai kepada konsumen, mereka pasti akan menganggap perusahaan sebagai rekanan (partner) yang dapat dipercaya.
Loyalitas konsumen tidak dapat dibangun dalam waktu sehari, namun harus diusahakan secara perlahan-lahan namun pasti. Kesalahpahaman sering terjadi di dunia maya dengan menganggap “hit rate” sebagai indikator utama loyalitas konsumen terhadap sebuah situs. Di dalam sistem e-commerce, prinsip loyalitas yang dipergunakan berpedoman pada aspek “customers retention”, atau dengan kata lain seberapa mampu perusahaan memelihara konsumennya untuk selalu datang kembali membeli produk atau jasa yang ditawarkan dan melakukan mekanisme pembelian melalui situs terkait.
c.Dilihat dari seberapa lama pengalaman seorang konsumen “berkenalan” dengan dunia internet, paling tidak mereka dapat dikategorikan menjadi tiga kelompok besar: Beginners, Intermediates, dan Experts (Siegel, 1999). Seorang konsumen diklasifikasikan sebagai “Beginner” jika yang bersangkutan baru saja belajar mencoba-coba untuk menggunakan internet. Yang dilakukan tipe orang ini biasanya adalah mencari informasi sehubungan dengan berbagai produk atau jasa yang diperlukannya melalui cara yang paling mudah, yaitu menggunakan “searching engine” semacam Yahoo.com, Altavista.com, atau Excite.com. Mereka biasanya tidak langsung membeli melalui internet melainkan mempergunakan jalur konvensional seperti telepon atau faksimili untuk melakukan transaksi, walaupun informasi awalnya mereka dapatkan melalui situs-situs di dunia maya. Interaksi dua arah antara konsumen dengan perusahaan belum terjadi di tahap ini. Yang perlu dilakukan oleh perusahaan adalah mencoba untuk meningkatkan inisiatif konsumen tersebut untuk melakukan hal-hal lain di internet sehingga mereka mulai tertarik untuk mengadakan transaksi jual beli. Mereka memperoleh apa yang mereka butuhkan atau mereka cari dengan mudah, akan menimbulkan kepuasan tersendiri dari dalam diri mereka. Dari itulah kepuasan konsumen e-commerce terbentuk.
Jika konsumen tersebut sudah terbiasa untuk melakukan pencarian informasi di internet (browsing), biasanya mereka akan mulai mencoba melakukan interaksi dengan perusahaan melalui cara-cara semacam email dan chatting. Konsumen yang dikelompokkan sebagai kategori “Intermediates” ini biasanya mulai tertarik untuk coba-coba melakukan pembelian produk di internet (biasanya yang harganya murah) dan ingin tahu mekanisme dan aspek-aspek terkait lainnya, seperti cara memesan, mekanisme pembayaran, dan jaminan pengiriman barang. Untuk meyakinkan bahwa yang dilakukan mereka sudah benar dan aman, konsumen akan melakukan komunikasi dengan perusahaan, baik secara online maupun offline. Pada akhirnya, yang bersangkutan akan melakukan sebuah transaksi pembelian produk seperti yang diharapkan, dan di titik inilah awal dari berlangsungnya sebuah mekanisme e-commerce. Sebuah kepuasan yang dicapai oleh konsumen itu relative, sulit untuk dinilai. Karena tingkatan penilainnya adalah menurut subyektif masing-masing orang.

6. Jelaskan bagaimana penerapan segmentasi pada E-Commerce

JAWAB :
Meskipun kegagalan juga tidak bisa kita lupakan begitu saja pada ribuan proyek EC, namun EC sepertinya tetap bertahan dengan baik dan terus berkembang pada tahun 2001-2002 sebagaimana banyak dibahas di berbagai artikel. Banyak pula perusahaan-perusahaan berbasis internet yang berhasil mendulang sukses, misalnya puritan.com, yang merupakan perusahaan penyedia vitamin. Ribuan perusahaan brick-and-mortar yang menambah saluran online, dan mereka pun berhasil mendulang sukses. Misalnya unilobe.com. staple.com, 800flower.com dan Southwest Airline (dengan iflyswa.com). Weill dan Vitale (2001) menyarankan bahwa perusahaan yang ada sekarang bisa menggunakan pengetahuan, merek, infrastruktur dan strategi handal perusahaan yang sudah ada untuk bermigrasi dari pasar offline ke pasar online. Sebelm melakukan e coomerce maka perusahaan harys melakukan bebrapa tahapan sama seperti ketika seseorang maupun melakukan usaha pada awalnya. Langkah – langkah yang harus dilakukan adalah
Langkah 1: identifikasikan konsumen atau kebutuhan bisnis dalam pangsa pasar
Langkah 2: periksa peluang
Langkah 3: tentukan kemampuan pemilik bisnis dalam memenuhi kebutuhan
Jika langkah – langkah tersebuta sedah dilakukan maka perusahaan bisa mamulai bisnis e-commerce. Yaitu dengan cara :
1. Membangun atau Acquiring Web Site
Setiap urusan online memerlukan situs jaringan. Situs jaringan merupakan jalan utama beberapa perusahaan untuk berdagang di internet seperti mengiklankan produk nya atau memberikan pelayanan dan menarik pelanggan.
Proses dari Membangun Web Site
1.Pilih alamat jaringan seperti activeplaza.com
2.Daftarkan nama daerah(domain name) seperti mybusiness.com
3.Ciptakan dan kelola isi atau konten
4.Desain situs jaringan
5.Konstruksikan situs jaringan dan percobaan
6.Pasar dan promosikan situs jaringan

2. Hosting Website dan Memperoleh Nama Domain
Memilih nama domain adalah pemasaran yang penting serta pertimbangan branding bagi banyak bisnis. Nama domain ini akan menjadi alamat online bisnis, serta memberikan kesempatan untuk menciptakan identitas bagi bisnis.
Nama domain adalah name-based address yang mengidentifikasi server koneksi internet. Nama domain ini harus mudah diingat. Setiap nama domain diawali dengan top-level-domain (TLD), baik yang umum seperti .com, .biz untuk bisnis komersial, .org untuk organisasi non-profit maupun country-code top-level-domain (ccTLD) seperti .au untuk Australia, .jp untuk Jepang. Kebanyakan ccTLD juga memiliki nama domain level dua yang mengindikasikan nama organisasinya (contoh : redcross.org.au). Di sisi kiri nama domain adalah nama organisasi (contoh : dell.com), nama brand (contoh : coke.com untuk Coca Cola), atau nama generik (contoh : plumber.com)

3. Content Creation, Delivery, and Management
Creating content
Content dari banyak situs dibuat oleh pemilik dan pengembang situs. Umumnya, diawali dengan mengumpulkan semua content yang telah tersedia (informasi produk, informasi perusahaan, logo). Lalu menambahkan content tambahan – e-newsletters, forum diskusi, fitur personalisasi customer, dan sebagainya. Opini/penilaian ini untuk menentukan apa yang penting, kritis, atau diharapkan dengan penuh pertimbangan bagaimana setiap detil content akan menyampaikan tujuan situs dan apakah customer akan menginginkan/mengharapkannya.
Content juga bisa dikembangkan dari customer – melalui review produk, testimonial, forum diskusi, dan lain-lain. Content bisa didapat dari downstream perusahaan di supply chain. Original content juga bisa dibuat oleh peneliti lepas, compiler, dan penulis.
Delivering Content By E-Newsletter
Salah satu strategi efektif mengirimkan konten menarik bagi pelanggan potensial adalah melalui email newsletter. E-newsletter adalah kumpulan artikel informatif dan singkat yang dikirimkan secara teratur lewat email pada individu yang tertarik dengan topik newsletter.
Content Management
Content management adalah proses mengumpulkan, memuat, merevisi, dan menghapus konten dari website untuk menjaga agar konten tetap fresh, akurat, dan kredibel. Content management memastikan situs tetap relevan dan akurat lama setelah peluncuran perdana situs. Web content management ini berbeda dari website management, yang fokus pada navigasi, availability, performance, dan sebagainya.

4. Website Design
Desain website yang berhasil adalah yang berhasil memenuhi ekspektasi pelanggan. Desain dimulai dengan identifikasi pelanggan, kebutuhan, ekspektasi, dan masalahnya. Situs didesain untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi tersebut, atau mampu memecahkan masalah pelanggan.

7. Cari contoh 3 situs yang menerapkan B2B menggunakan E-Commerce. Berikan gambaran tentang situs-situs tersebut.

JAWAB :
a.ecrobot.com
ecrobot.com adalah sebuah situs yang menawarkan berbagai macam sparepart yang berkaitan dengan robot. Situs ini menawarkan dalam skala besar produk-produk nya karena tujuan dari pembuatan situs ini berkaitan dengan perdagangan antar sesama pebisnis. Tampilannya bersifat sederhana tidak memungkinkan pengunjung yang datang hanya segelintir. Dari jumlah tawaran, produk, dan perusahaan yang tergabung didalamnya, terlihat bahwa situs ini sering dikunjungi oleh konsumen yang ingin mengadakan transaksi. Pada tampilan awalnya, situs ini hanya menggunakan Google sebagai iklan, selebihnya hanyalah produk dari perusahaan. Sehingga situs ini termasuk dalam kategori specialisasi.
b.asiatrade.com
asiatrade.com adalah sebuah situs yang menawarkan sebuah perjalanan berlibur tidak hanya di negara Asia saja, namun juga negara Amerika, Eropa, serta Australia. Situs tersebut tentu terdengar menarik. Namun yang disayangkan adalah pada tampilan awal situs yang bersifat sederhana. Iklan yang mendukung situs ini pun hanyalah hotelhub.com yang terletak di Singapura. Situs ini tidak menampilkan kelebihan apa yang dimilikinya, ataupun perjalanan yang sering dilakukan oleh konsumen yang telah menggunakan jasa situs ini. Namun apabila konsumen masuk ke halaman selanjutnya, akan kemana ia akan berlibur (misalnya dengan mengklik Indonesia-Bali), maka ia akan menemukan informasi-informasi yang diperlukan, seperti tiket penerbangan, paket tour, contact us, serta info perusahaan. Selain itu pada halaman tengahnya juga tersedia kolom search untuk mencari info mengenai nilai kurs terbaru, hotel, lokasi tujuan, serta tampilan gambar panorama keindahan pulau Bali berserta harganya. Sehingga dari informasi yangg tersedia, dapat meyakinkan konsumen untuk mencoba menggunkan jasa layanan situs ini.
c. ecplaza.net
Layout yang cukup menarik dan interaktif. Kecepatan upload halaman : Cukup cepat, 4-7 detik dengan koneksi 32kb/ps. Kelengkapan fitur catalog : Sangat lengkap, Cara pembayaran : Pay PAL ,kartu kredit,LC, sesuai kesepakatan. Kejelasan informasi : Cukup dengan spesifikasi dari situs official produk. Kelengkapan produk : Cukup lengkap da disertai gambar. Fasilitas forum : live messenger Fasilitas compare : Ada dengan perbandingan harga. Fasilitas lain : fasilitas member Fasilitas Yes Trust dan Yes Best Special discount sale Fasilitas search engine. Secara keseluruhan situs ini sangat baik dan menarik. Yang saya pandang menarik disini adalah ” Special discount sale”. Selain terbilang jarang ditemui i situs e-commerce hal ini ini merupakan sebuah strategi untuk memperlancar arus penjualan. Selain itu strategi ini digunakan untuk memperlancar arus supply chain B2B, sehingga akan mendongkrak penjualan B2C situs ini.serta adanya data&profil perusaan penjual barang.Kekurangan situs ini terdapat pada ketidakdaan fasilitas forum, situs ini hanya menyediakan layanan live messenger.jadi hubungan B2b harus melalui operator sebagai moderator, sehingga hubungan antar B2B menjadi kurang nyaman.

Komentar (1) »

dalam kenangan

ibu,,,
sosokmu tak kan terganti,
rupamu seindah pelangi di senja hari,
budimu sebening embun di pagi hari,
suaramu seelok syair menyentuh hati,
kenanganmu akan tetap abadi,
tersimpan di palung hati,
menjadi bagian diri.
menjadi dambaan hati yang sunyi ini….

Komentar (1) »

tentang hidup…

hidup mengajarkan kita tentang makna bersyukur di pagi hari.
tentang kerja keras di terik siang.
tersenyum di saat senja menjelang.
serta merasakan damai saat terlelap dalam hening malam.
hidup mengajarkan tentang keikhlasan dan bersyukur atas nikmat dan karunia-Nya.

Komentar (1) »

e-mall

beberapa situs yang merupakan bagian dari emall antara lain adalah amazon.com, fastncheap.com, barnesandnobel.com, Bhinneka.com, dan Mizan.com.
amazon.com merupakan situs yang sudah banyak dikenal di Indonesia. disini ditawarkan berbagai jenis produk dari berbagai perusahaan. harga yang ditawarkan menggunakan US$.dan ditawarkan pula diskon-diskon khusus bagi pembeli. pembelian dilakukan dengan cara menjadi member. pembayaran bisa dengan kredit.
fastncheap.com, menyediakan berbagai barang software dan aksesoris untuk komuter maupun laptop. harga dengan satuan rupiah dengan harga yang terjangkau. mereka juga menyertakan nomor CS dan email untuk dapat dikunjungi.
barnesandnobel.com, meyediakan berbagai macam barang tetapi tidak menyertakan harga yang ditawarkan.
Bhinneka.com, mereka menawarkan berbagai alat elektronik dan berbagai produk lainnya. harga yang ditawarkan dalam US$.
Mizan.com, lebih memberikan penawaran buku, artikel, newsletter, video, dan lain-lain.

Komentar (1) »

artikel e-commerce

emall yang secara general dapat dicontohkan seperti amazon.com yang menawarkan beberapa macam barang dari berbagai macam merek, yahoo.com yang menawarkan jasa pencarian informasi yang kita butuhkan, choicemall.com yang juga menjual jasa dan informasi secara global. isi yang disajikan ketiga situs itu cukup luas. contoh emall spesifik seperti cattoys.com yang menjual mainan kucing dengan berbagai keunikan, edwardforrer.com yang menawarkan berbagai macam sepatu dan sandal dari merk edward itu sendiri, gap.com yang menawarkan retailing baju. untuk edward dan cattoys mereka menyertakan cara-cara pembayaran dan pemesanan produk, tetapi untuk gap.com biaya pengiriman tidak ditunjukkan secara jelas.

Komentar bertahan »

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Komentar (1) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.